Dalmasri Mengajak Pegawai Rajut Kebersamaan Sampai Unit Terkecil

Media Center Bintan – Suatu organisasi tidak akan dapat melaksanakan fungsi dan tugasnya dengan baik tanpa adanya kebersamaan yang terjalin antar pegawai dalam suatu unit organisasi. Organisasi akan memiliki anggota yang hegemoni (campuran). Terkadang ada sebagian anggota yang terlibat tidak memiliki keahlian dan pengalaman khusus, modal mereka hanya sekedar kerelaan demi memberikan sumbangsih. Maka selayaknya anggota yang memiliki usia lebih tua, pengalaman lebih matang, keahlian lebih tinggi, kondisi finansial lebih beruntung, untuk menekan rasa sombong dalam diri dan rela bekerja sama (sambil menuntun) dengan anggota lainnya. Kerendahan hati akan menghindarkan kita dari rasa benci, iri hati dan timbulnya kelompok yang terkotak-kotak. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Bintan Drs. H. Dalmasri Syam, MM saat menjadi pembina upacara dalam upacara rutin 17 hari bulan di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Bintan, Jum’at Pagi (17/3).

Dalam amanatnya, Dalmasri juga mengungkapkan bahwa dalam suatu unit organisasi, seorang pemimpin harus mampu merangkul semua jajarannya sampai ke staf terbawah sekali pun. Keberhasilan mencapai visi dan misi serta tujuan tidak lain adalah hasil dari serangkaian kerja satu unit organisasi dan bukan perorangan.

“Pemimpin harus mampu merangkul semua bawahannya, jangan sampai ada satu staf pun yang merasa terasing berada di lingkungan salah satu organisasi. Seorang pemimpin tidak akan mampu, sekali lagi saya tekankan tidak akan mampu untuk menjalankan semua programnya serta mencapai tujuan yang diharapkan tanpa adanya kerjasama dengan semua pihak yang ada” ungkapnya saat memberikan amanat di hadapan para peserta upacara.

Di sebuah organisasi akan terdapat banyak orang yang memiliki pendapat berbeda. Satu kepala memiliki satu ide dan gagasan, seribu kepala maka akan terdapat seribu ide dan gagasan. Namun, jika ingin membuat kelompok menjadi kuat dan solid, maka selayaknya kepentingan bersama lebih diutamakan dari kepentingan pribadi. Tinggalkan perbedaan dan galang persamaan, akan mengantar organisasi dapat berjalan dengan lancar dalam mencapai tujuan.

Pada kesempatan tersebut pun Wakil Bupati Bintan Drs. H. Dalmasri Syam, MM juga membagikan pengalamannya saat menjadi seorang staf di unit organisasi. “Saya sudah cukup lama menjadi staf, mendapat instruksi dan tugas yang berganda-ganda, beradu dengan panas matahari saat mengantarkan surat, bekerja sampai di luar batas jam kerja normal dan sebagainya. Dan saat saya menjadi pemimpin, saya tidak ingin segala kinerja para staf dipandang sebelah mata, tanpa mereka dan tanpa kinerja secara bersama-sama, maka harapan kita untuk membangun Bintan hanya sebatas mimpi belaka. Untuk itu saya himbau kepada seluruh kepala dinas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bintan agar dapat merangkul semua staf-stafnya, rajut kebersamaan dan kalau bisa pupuk benih kekeluargaan dalam lingkungan kerja” tambahnya.

Dalmasri juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada para petugas upacara yang didominasi oleh kaum perempuan dari Dinas Sosial Kabupaten Bintan sebagai petugas pelaksana pada upacara 17 hari bulan di bulan Maret ini. Suatu kebanggan tersendiri tentunya melihat kaum perempuan sebenarnya juga mampu menjadi petugas upacara bendera bahkan mengisi posisi sebagai komandan upacara. “Saya merasa bangga melihat perempuan menjadi komandan upacara. Petugas lainnya pun hampir seluruhnya perempuan, apresiasi sebesar-besarnya saya sampaikan kepada petugas upacara hari ini” terang Dalmasri sebelum menutup amanatnya.

4,382 total views, 1 views today

Tinggalkan komentar Anda

Your email address will not be published.

Tinggalkan komentar Anda

Your email address will not be published.