Pentingnya Napping Bagi Perawat Dan Tenaga Kesehatan

Media Center Bintan – Dinas kesehatan bintan menggelar Seminar Dan Workshop kebijakan napping bagi perawat dan tenaga kesehatan, workshop yang diikuti sebanyak 200 tenaga medis dilaksanakan di aula kantor bupati bintan selasa, 23/7 pagi.

Kepala bidang sumber daya kesehatan Muhammad Ridwan S. Sos MH dalam laporannya mengatakan bahwa napping merupakan salah satu kebutuhan dan kemampuan yang perlu dimiliki perawat. kemampuan untuk tidur sebentar, (napped) dipengaruhi oleh tuntutan perawatan pasien dan keamanan, kebutuhan staf, faktor organisasi, dan lingkungan. Napping selama dinas malam penting untuk pemulihan kondisi biologis dan psikologis perawat.

Melalui seminar dan workshop kebijakan napping bagi perawat dan tenaga kesehatan akan menghasilkan policy brief terkait napping perawat dan tenaga kesehatan, tersosialisasinya rekomendasi kebijakan napping bagi perawat dan tenaga kesehatan yang berdians shif, serta terciptanya dukungan dan dorongan para manajer keperawatan dan tenaga kesehatan terhadap penentu kebijakan napping bagi perawat dan tenaga kesehatan yang berdinas shif sesuai kondisi kerja perawat indonesia.

Wakil Bupati Bintan Drs. Dalmasri Syam, MM yang sekaligus membuka workshop kebijakan napping mengatakan, pemkab bintan sangat mengapresiasikan kegiatan workshop ini karena dengan kegiatan ini, tenaga medis dan kesehatan dapat mengetahui hak – hak mereka dalam bertugas, yaitu hak mendapatkan istirahat.

Pelayanan rumah sakit dan puskesmas yang memiliki jam kerja yang begitu padat terkadang tidak didukung dengan waktu istirahat yang memadai, dimana tugas perawat dan tenaga kesehatan sangat berat karena berhadapan langsung dengan masyarakat, itu sangat berdampak pada peningkatan insiden keselamatan pasien akibat kelelahan.

45 total views, 1 views today