Ketua TP PKK Kab Bintan Aktifkan Perkarangan Rumah, Kembangkan Tanaman Holtikultura Dan Tanaman Gizi

Media Centre Bintan – Berbagai jenis tanaman bernilai ekonomi tinggi memenuhi perkarangan rumah. Tanaman tomat, cabe, rosella, kangkung, jeruk nipis, daun sop, jahe dan kacang merupakan jenis-jenis tanaman yang dibudidayakan diperkarangan rumah. Tanaman tersebut, bukan saja ditanam dengan memanfaatkan kemasan polybag namun juga menggunakan media sampah daur ulang seperti botol plastik dan serabut kelapa.
 
Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Maryanti, A.Md saat ditemui dalam kunjungannya ke salah satu Dasawisma Anggrek, Kampung Siantan, Desa Tembeling, Kec Teluk Bintan, Kamis (5/4) pagi menuturkan bahwa dirinya akan rajin turun mengunjungi dan melihat perkembangan setiap dasawisma.
 
” Komitmen saya untuk selalu monitoring ke PKK Tingkat Kelurahan/Desa. Hari ini kita selaraskan dengan penilaian Lomba UP2K dan Hatinya PKK ” ujarnya
 
Terlihat dirinya juga memberikan motivasi agar masyarakat lebih produktif dalam pemanfaatan pekarangan rumah untuk mengembangkan tanaman holtikultura dan juga tanaman gizi. Menurutnya, dengan pemanfaatan perkarangan rumah untuk berbagai jenis tanaman tersebut, tidak hanya akan memperindah halaman rumah tapi juga akan menghasilkan nilai ekonomis tersendiri sebagai tambahan penghasilan keluarga.
 
“ Ke depan kami akan terus galakkan program ini tidak hanya melalui program PKK, namun juga melibatkan instansi terkait guna memberikan penyuluhan dan menyediakan bibit kepada para ibu-ibu. lahan perkarangan rumah dapat dimanfaatkan untuk menanam sayur mayur dan berbagai jenis tanaman bernilai ekonomi. Selain itu program ini juga secara tidak langsung juga berkorelasi pada upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat ” ujarnya.
 
Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Maryanti pada tahun 2018 ini, menggagas program ” Gerakan Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga ”. Melalui program PKK, dirinya mengaktifkan program dasawisma, dengan mengaktifkan halaman rumah warga dengan berbagai jenis tanaman pangan keluarga seperti tanaman sayur-sayuran dan tanaman obat-obatan. Program tersebut digagas agar ikut mampu membantu menekan laju inflasi atas kenaikan harga sejumlah komoditas pangan keluarga baik di pasar tradisional maupun pasar modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *