Tue. Apr 23rd, 2019

Pemkab Bintan Gandeng RT/RW Dan Kepala Desa Lakukan Verifikasi Dan Validasi Data Masyarakat Kurang Mampu Di Bintan

 

Media Center Bintan – Pemerintah Kabupaten bintan melalui dinas sosial menggandeng RT/RW dan kepala desa untuk melakukan verifikasi dan validasi data masyarakat kurang mampu penerima bantuan dari pemerintah, pasalnya banyak laporan – laporan dari masyarakat terkait penerima bantuan tidak sesuai dengan realita dilapangan, perlu adanya vertifikasi dan validasi ulang data masyarakat kurang mampu agar tidak terjadi lagi hal demikian,” ungkap wakil bupati Drs. Dalmasri saat membuka secara resmi kegiatan rapat kordinasi teknis program kesejahteraan sosial di Convention hall Hotel Bidara, kecamatan toapaya, senin (23/4).

Selain mengacu pada data BPS tahun 2015, nantinya data yang didapat dari vertifikasi dan validasi ulang data akan menjadi rujukan pemerintah daerah untuk mengajukan bantuan-bantuan masyarakat kurang mampu kepada pemerintah pusat, tentunya tidak langsung dilaporkan kepada pemerintah pusat namun melalui surat resmi yang ditandatangani oleh kepala daerah dan dinas sosial melanjutkan surat tersebut ke kementrian sosial yang menangani segala bantuan-bantuan sosial masyarakat,” ungkapnya

“kemungkinan nanti setelah melakukan vertifikasi dan validasi ulang data pastinya akan terjadi peningkatan jumlah masyarakat kurang mampu di kabupaten bintan karena memang data yang selama ini kita gunakan adalah data BPS tahun 2015, yang memang sebenarnya sangat perlu diperbahrui,” terangnya

“Dan kita tidak perlu malu jika nanti ada peningkatan jumlah masyarakat kurang mampu yang ada dikabupaten bintan, intinya yang penting masyarakat dapat terdata dengan benar dan bantuan-bantuan yang selama ini tidak tepat sasaran dapat benar-benar diterima oleh yang berhak mendapatkanya”

Kepala dinas sosial Drs. Naharudin dalam laporannya mengatakan bahwa inti dari acara yang dilaksanakan selama dua hari ini dan diikuti oleh seluruh utusan RT/RW dan kepala desa adalah untuk melakukan vertifikasi dan validasi ulang data masyarakat kurang mampu yang tersebar di setiap kecamatan yang ada di kabupaten bintan, dalam melakukan vertifikasi ulang tentunya mengacu kepada data BPS pada tahun 2015.

“Sepanjang tahun 2015 – 2018 belum adanya pemutakhiran data jumlah masyarakat kurang mampu yang ada dikabupaten bintan, maka dari itu sangat perlu dilakukan vertifikasi dan validasi data masyarakat kurang mampu agar bantuan-bantuan yang selama ini diberikan pemerintah pusat seperti bantuan beras rastra dapat diterima tepat sasaran,” ungkapnya

Untuk team yang akan bekerja memvertifikasi dan validasi data seluruhnha berjumlah 51 orang yang kesemuanya berasal dari staff desa dan akan segera dilantik setelah acara selesai, diharapkan kedepan dengan terbentuknya team ini tidak ada lagi laporan-laporan dari masyarakat terkait bantuan yang diterima masyarakat tidak tepat sasaran,” tutupnya