Thu. Jan 24th, 2019

Hadiri Seminar Anti Korupsi Bersama Pimpinan KPK RI, Deby Nyatakan Perempuan Bintan Siap Bersinergi

Media Center Bintan – Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Hj. Deby Apri Sujadi menghadiri Seminar bersama Pimpinan KPK RI dengan tema “Peran Perempuan Untuk Mencegah Korupsi” di Aula Engku Hanifah Kantor Walikota Batam, Kakis pagi (28/11). Didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Bintan Hj. Nong Rochaiza, Deby dengan khusu’ mendengarkan pemaparan yang disampaikan.

SPAK ini memperkenalkan kembali SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi), dimana gerakan ini telah dimulai sejak April 2014 lalu. Hingga ini, lebih dari 1.000 agen SPAK dari 34 Provinsi telah mendapatkan pelatihan dan pembekalan.

Irjen Pol. (Purn) Basaria Panjaitan, SH, MH dalam penyampaiannya menguraikan dimana seharusnya perempuan menempatkan posisi sesuai porsinya. Dalam mencegah terjadinya korupsi, Basaria dengan tegas mengatakan bahwa wanita harus bangga mendampingi suami yang menjadi abdi negara.

“Genggam kebanggaan itu dengan mencegah prilaku koruptif mulai dari rumah. Istri pejabat, istri ASN atau istri siapa pun, jadi benteng bagi diri sendiri dan suami dalam melaksanakan tugas, didil anak-anak dengan nilai kejujuran sebagai jati diri bangsa ini” terangnya.

Sementara itu, Deby sendiri saat ditemui usai seminar menerangkan bahwa dirinya sangat bersemangat dengan kegiatan semacam ini. Baginya, perempuan memang harus andil dalam pencegahan korupsi karena itu bagian dari marwah diri.

“Perempuan tiang negara, itu ungkapan yang tidak bisa dibantah. Kalau kita buka sejarah, banyak petinggi-petinggi negara di dunia yang tumbang karena prilaku istrinya yang buruk. Saya pribadi sangat suka dengan seminar semacam ini. Saya, dan saya yakin seluruh perempuan di Bintan khususnya siap bersinergi mencegah korupsi dan menjadi suri dalam rumah untuk mengikis prilaku koruptif yang selama ini dianggap enteng” paparnya.

Ditambahkannya bahwa seminar semacam ini sangat penting, khusunya bagi perempuan untuk semakin memperluas wawasan wiata mandala di bidang pencegahan korupsi. “Katakanlah kita semakin mematangkan diri. Nantinya dimulai dari keluarga, untuk anak-anak dan lingkungan sekitar. Hasilnya memang tidak sekarang, tapi di masa hadapan kita bakalan punya generasi yang menjunjung tinggi nilai kejujuran” tutupnya.