Tue. Apr 23rd, 2019

Bintan Kembali Meraih Predikat B Lakip Tahun 2018

Media Center Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan kembali meraih predikat B dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LAKIP) tahun 2018, penyerahan penghargaan diserahkan oleh Menteri Pan-RB RI Komisaris Jenderal Drs. Syafruddin, M.Si dan diterima langsung oleh Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos di Ballroom The Trans Luxury Hotel Bandung, Senin (28/1).

Dalam laporannya, Deputi Bidang Refomasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan M. Yusuf Ateh mengatakan bahwa dalam melakukan penilaian dan evaluasi LAKIP tahun 2018 ini ada beberapa faktor yang sangat ditekankan, diantaranya terkait belanja publik yang perlu ditekan karena keterbatasan sumber daya dan peningkatan kualitas dalam pelayanan publik. Intinya seluruh Kabupaten/Kota harus mampu memgedepankan azas efesiensi anggaran melalui penerapan manajemen kinerja.

“Menetapkan tujuan dan prioritas yang jelas, mengukur pencapaian, menetapkan target serta mengaitkan tujuan program dengan kegiatan. Jika empat aspek manajemen kinerja tersebut mampu diterapkan, maka akan menghasilkan Pemerintahan yang baik” paparnya.

Sementara itu, Menteri Pan-RB RI dalam sambutannya mengatakan bahwasanya Pemerintah sekarang harus mampu mengalokasikan anggaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Stop pemborosan anggaran, money follow program, tata pemerintah yang baik dan fokus kinerja bukan SPJ.

Dengan demikian, oputput yang dihasilkan adalah mampu menghemat jumlah anggaran yang dibelanjakan dari kegiatan-kegiatan yang tidak termasuk dalam prioritas, anggaran hanya digunakan untuk mendukung program utama yang mendukung pencapaian pembangunan serta dapat menghasilkan manfaat besar bagi masyarakat” ungkapnya.

Ditemui seusai penyerahan, Bupati Bintan mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada semua OPD yang telah bekerja dengan baik dengan mengedepankan efesiensi dan masih mampu mempertahankan predikat B, ke depannya Pemerintah Kabupaten Bintan akan semakin memaksimalkan efesiensi anggaran yang diiringi dengan peningkatan kualitas kinerja seluruh perangkat.

“Ini hasil yang positif, semua ikut terlibat di sini. Apresiasi kepada semuanya, namun jangan cepat puas dan terbuai dengan predikat yang sudah baik. Tujuan utama adalah pengalokasian anggaran yang sesuai dengan kebutuhan dan bertujuan bagi kesejahteraan, penghargaan ini sebagai bonus untuk semua” tutupnya.