Pastikan Laporan Sesuai Kondisi Lapangan, Roby Sidak Pasar dan Swalayan






 
Bintan - Pemerintah Kabupaten Bintan memastika bahwa ketersediaan bahan pokok selama Ramadhan hingga Syawal nanti sangat mencukupi. Memasuki H-2 Lebaran Idul Fitri 1443 H ini pun Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan melalukan inspeksi mendadak ke Pasar Tradisional Barek Motor Kijang hingga Swalayan yang ada di Kijang Kota, Sabtu (30/04).

Roby mengatakan bahwa dirinya ingin melihat langsung seperti apa kondisi di lapangan. Kemudian ingin dicocokkan dengan laporan yang diterimanya.



"Kita terima laporannya. Semua mencukupi, termasuk harga-harga yang relatif stabil. Laporan kita terima untuk pegangan, tapi kita juga ingin mengecek langsung dan melihat kondisi di lapangan" ungkap Roby.

Catatan saat ini, bahan pokok yang menjadi kebutuhan jelang lebaran di Kabupaten Bintan sudah sangat mencukupi. Seperti daging beku yang stoknya sebanyak 18 ton ditambah daging ayam beku sebanyak 57 ton dan daging kerbau yang menyentuh angka lebih dari 31 ton.

Sementara untuk kebutuhan lainnya seperti beras yang stoknya mencapai 356 ton, gula pasir 150 ton, tepung terigu 40 ton, mie instan 10.788 Karton hingga stoo bulog yang menyentuh angka 1.397 ton.

Ada beberapa hal juga yang meningkat. Salah satunya produksi telur ayam yang saat ini mecapai 206.000 butir/ hari. Minyak goreng curah dijabarkan dalam stok 36.760. Hingga saat ini sudah didistribusikan di 101 lokasi berbeda yakni Bintan Timur, Gunung Kijang, Toapaya, Teluk Bintan, Seri Kuala Lobam dan Bitan Utara.

Roby mengatakan bahwa dirinya tidak ingin ada kendala saat masyatakat memerlukan. Peninjauan ini sekaligus memastikan bahwa kekebutuhan bahan pokok san masih relatid




Media Center pada Sabtu, 30 April 2022 11:10:29 | 11 views


Whatsapp Twitter
Video Terbaru
Teaser Peluncuran Aplikasi Si Lancar " Sistem Pelayanan Pencari Kerja "

Teaser Peluncuran Aplikasi Si Lancar " Sistem Pelayanan Pencari Kerja "

Selamat Hari Amal Bhakti Ke 76, junjung tinggi Toleransi dan Digitalisasi

Selamat Hari Amal Bhakti Ke 76, junjung tinggi Toleransi dan Digitalisasi